
TEMANGGUNG – Festival Literasi Temanggung 2026 siap menyapa masyarakat pada 21–25 Oktober 2026. Mengusung tema “Merajut Tradisi dalam Ruang Literasi”, festival ini hadir sebagai ruang perjumpaan antara tradisi, pengetahuan, kreativitas, dan perkembangan teknologi untuk memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.
Berlangsung setiap hari pukul 09.00–19.00 WIB, Festival Literasi Temanggung 2026 menghadirkan beragam kegiatan yang terbuka bagi masyarakat, mulai dari bazar buku murah, penampilan karya literasi, aksi panggung kreatif, bedah buku, workshop, talkshow, pameran produk literasi dan UMKM, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Tema “Merajut Tradisi dalam Ruang Literasi” merefleksikan pentingnya menjaga warisan budaya dan kearifan lokal sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya gagasan-gagasan baru. Literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai sarana merawat tradisi, mengembangkan daya pikir kritis, memperluas wawasan, serta membangun masyarakat yang kreatif dan adaptif terhadap perubahan zaman.


Salah satu agenda yang dinantikan adalah rangkaian talkshow dan diskusi dengan beragam topik yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Talkshow kesehatan akan memberikan ruang edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, sedangkan talkshow public speaking diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi peserta dalam lingkungan pendidikan, komunitas, maupun dunia profesional.
Festival ini juga menghadirkan bedah buku sebagai ruang dialog antara penulis, pembaca, dan pegiat literasi. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat menggali gagasan di balik sebuah karya, memahami perspektif penulis, serta membangun kebiasaan membaca yang lebih kritis dan reflektif.
Sejalan dengan perkembangan teknologi, agenda digitalisasi perpustakaan bagi pustakawan menjadi salah satu topik penting dalam festival. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai transformasi layanan perpustakaan, pemanfaatan teknologi digital, pengelolaan koleksi, serta upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber informasi dan pengetahuan.
Rangkaian workshop juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru. Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati kegiatan literasi, tetapi juga ruang belajar bersama yang mendorong peningkatan kapasitas individu dan komunitas.
Semangat literasi juga akan hadir melalui panggung kreatif yang menampilkan beragam ekspresi seni dan budaya. Panggung ini akan diisi dengan pertunjukan teater, pembacaan puisi, musik, serta berbagai penampilan kreatif lainnya.
Melalui pertunjukan tersebut, literasi dipertemukan dengan seni pertunjukan sebagai medium untuk menyampaikan cerita, gagasan, nilai-nilai kehidupan, dan kekayaan budaya. Panggung kreatif diharapkan menjadi ruang apresiasi bagi para seniman, pelajar, komunitas, dan generasi muda untuk menunjukkan karya sekaligus membangun interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat.


Kehadiran beragam pertunjukan juga mempertegas bahwa literasi dapat tumbuh melalui banyak cara, tidak hanya dari buku, tetapi juga dari pengalaman, seni, tradisi lisan, dan dialog antargenerasi.
Bagi pencinta buku, bazar buku murah menjadi salah satu daya tarik utama Festival Literasi Temanggung 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan sekaligus menumbuhkan minat baca di berbagai kalangan.
Selain itu, pameran produk literasi dan UMKM akan memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan, dan meningkatkan interaksi dengan calon konsumen. Kehadiran sektor UMKM dalam festival ini menunjukkan bahwa literasi juga memiliki peran penting dalam mendukung kreativitas, komunikasi pemasaran, serta pengembangan usaha berbasis pengetahuan dan teknologi.
Di tengah perkembangan ekonomi digital, kemampuan memahami informasi, memanfaatkan media digital, dan mengembangkan kreativitas menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing. Festival ini diharapkan dapat mempertemukan semangat literasi dengan peluang pengembangan ekonomi lokal.


Tidak hanya berfokus pada pengetahuan dan kreativitas, festival ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya mendekatkan layanan edukasi dan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Beragam agenda yang disiapkan menunjukkan bahwa literasi memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, pendidikan, kebudayaan, komunikasi, teknologi, hingga pemberdayaan ekonomi.
Festival Literasi Temanggung 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pegiat literasi, pustakawan, komunitas seni, dunia pendidikan, pelaku UMKM, dan masyarakat luas. Melalui kolaborasi tersebut, budaya literasi dapat terus tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi fondasi bagi masyarakat yang berpengetahuan, berbudaya, dan berdaya saing.
Masyarakat Temanggung dan sekitarnya diundang untuk hadir dan memeriahkan Festival Literasi Temanggung 2026 pada 21–25 Oktober 2026, pukul 09.00–19.00 WIB. Nikmati bazar buku murah, temukan inspirasi melalui bedah buku dan talkshow, saksikan panggung seni dan kreativitas, jelajahi produk literasi dan UMKM, serta ikuti berbagai kegiatan menarik lainnya.
Festival Literasi Temanggung 2026
Tema: “Merajut Tradisi dalam Ruang Literasi”
21–25 Oktober 2026 | 09.00–19.00 WIB
Merawat tradisi, membuka wawasan, merayakan kreativitas melalui literasi.