Perluas Kesempatan Kerja, BAZNAS dan Disperinnaker Kab Magelang Dorong Warga Kuasai Skill Digital

POTRET MAGELANG
24 Sep 2026 17:35
3 menit membaca

Potret Magelang – Magelang — Kemampuan membuat konten dan memahami pemasaran digital kini menjadi bagian dari keterampilan yang semakin dibutuhkan di tengah perubahan dunia kerja. Peluang tersebut coba dimanfaatkan melalui Program Perluasan Kerja Bidang Pelatihan Konten Kreator dan Digital Marketing Tahun 2026 yang digelar BAZNAS Kabupaten Magelang bersama Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Magelang.

Pelatihan gelombang pertama berlangsung selama empat hari, 22–25 September 2026, di Pendopo Bu Condro di kawasan Candirejo, Borobudur, Kabupaten Magelang.

Sebanyak 21 peserta mengikuti gelombang pertama setelah melalui proses seleksi yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Magelang.

Program ini dirancang tidak sebatas mengajarkan peserta membuat konten untuk media sosial. Lebih jauh, peserta diperkenalkan pada bagaimana keterampilan kreatif dan digital dapat dikembangkan menjadi modal untuk memperluas kesempatan kerja maupun mendukung kegiatan usaha.

Membaca Peluang di Era Digital
Perubahan pola komunikasi dan pemasaran membuat media sosial tidak lagi hanya menjadi ruang untuk berbagi informasi. Platform digital juga berkembang menjadi sarana promosi, membangun personal branding, memperkenalkan produk, hingga membuka peluang ekonomi.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya peningkatan kompetensi masyarakat di bidang konten kreator dan digital marketing.

Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan ruang untuk memahami proses kreatif secara lebih terarah, mulai dari pengembangan ide, penyusunan konsep, produksi konten hingga pemahaman mengenai pemasaran digital.

21 Peserta, Beragam Latar Belakang
Peserta gelombang pertama berjumlah 21 orang dan berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Magelang. Proses seleksi dilakukan sebelum peserta mengikuti pelatihan.

Keragaman peserta menjadi salah satu kekuatan dalam proses pembelajaran. Selain mendapatkan materi, peserta juga memiliki kesempatan untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan, serta melihat berbagai kemungkinan pemanfaatan keterampilan digital dalam bidang yang mereka tekuni.

Keterangan dari pihak Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian dapat memperkuat angle mengenai kebutuhan kompetensi digital serta kaitannya dengan program perluasan kesempatan kerja.

Dari Konten Menuju Peluang
Salah satu pesan penting dari program tersebut adalah perubahan cara pandang terhadap konten digital.

Menjadi kreator tidak hanya berarti menghasilkan video atau foto untuk mendapatkan perhatian di media sosial. Keterampilan tersebut juga dapat digunakan untuk mendukung pemasaran produk, membangun identitas usaha, mengelola komunikasi digital, hingga menghasilkan portofolio profesional.

Hal tersebut semakin relevan bagi pelaku UMKM maupun masyarakat yang ingin mengembangkan aktivitas ekonominya melalui kanal digital.

“Senang bisa bergabung dan belajar ngonten dan tentu saja tujuan saya untuk lebih bisa menghasilan konten-konten yang menarik dengan tujuan kemajuan dari usaha konveksi keluarga yang saat ini sudah berjalan”ujar Nayla peserta asal Salam saat di wawancara awak media ini. (AZH)

Pengalaman peserta dapat menjadi sisi human interest dalam pemberitaan, terutama mengenai alasan mengikuti pelatihan, materi yang dianggap bermanfaat, serta rencana menerapkan keterampilan setelah pelatihan.

Dilaksanakan Bertahap
Program Perluasan Kerja Bidang Pelatihan Konten Kreator dan Digital Marketing Tahun 2026 dilaksanakan secara bertahap melalui beberapa gelombang.

Gelombang pertama yang berlangsung pada 22–25 September 2026 menjadi bagian awal dari upaya memperluas akses masyarakat Kabupaten Magelang terhadap pelatihan berbasis keterampilan digital.

Dengan adanya program tersebut, peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh dalam aktivitas nyata.

Mulai dari membuat konten untuk usaha, mengembangkan personal branding, membantu promosi produk hingga membangun portofolio di bidang digital.

Di tengah perkembangan ekonomi digital, kemampuan menciptakan dan mengelola konten bukan lagi sekadar aktivitas di media sosial. Bagi sebagian masyarakat, keterampilan tersebut dapat menjadi pintu masuk menuju kesempatan kerja dan peluang ekonomi baru.(Azh)