
MAGELANG – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magelang kembali menyelenggarakan Pelatihan Wirausaha Baru Konten Kreator dan Digital Marketing Gelombang II sebagai upaya meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus memperluas kesempatan kerja di era digital.
Pelatihan yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Magelang ini diikuti oleh 20 peserta terpilih dari berbagai kecamatan di Kabupaten Magelang. Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari kewirausahaan, strategi digital marketing, pembuatan konten kreatif, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana pengembangan usaha dan sumber penghasilan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magelang, Drs. Siti Zumaroh, mengatakan bahwa perkembangan teknologi telah menghadirkan berbagai peluang usaha baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat, terutama generasi muda.

“Dunia digital saat ini membuka peluang yang sangat luas. Kami berharap peserta tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi mampu memanfaatkannya sebagai sarana berkarya, berwirausaha, dan menciptakan nilai ekonomi. Harapannya, setelah pelatihan ini lahir wirausaha-wirausaha digital baru dari Kabupaten Magelang,” ujarnya.
Selain materi kewirausahaan dan digital marketing, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana membangun usaha, meningkatkan promosi produk, serta menciptakan peluang ekonomi baru di era digital.
Sementara itu, pada sesi afiliasi digital, peserta mendapatkan materi dari Uud Sepal Sepil, seorang konten kreator yang fokus di bidang affiliate marketing. Berawal dari aktivitas membuat konten di media sosial, Uud berhasil mengembangkan usahanya hingga mampu menciptakan peluang kerja bagi orang lain.
Dalam materinya, Uud membagikan pengalaman tentang membangun konten yang menghasilkan, memahami perilaku audiens, serta memanfaatkan program afiliasi sebagai sumber pendapatan di era digital.

“Banyak yang mengira affiliate itu hanya soal membagikan link produk. Padahal yang terpenting adalah membangun kepercayaan audiens melalui konten yang konsisten dan bermanfaat. Kalau ditekuni dengan serius, peluangnya sangat besar, bahkan bisa berkembang menjadi usaha yang membuka lapangan kerja bagi orang lain,” ungkap Uud di hadapan peserta.
Ia juga mendorong para peserta untuk berani memulai dari langkah kecil dan tidak takut mencoba.
“Jangan menunggu peralatan mahal atau jumlah pengikut yang banyak. Mulailah dari apa yang dimiliki saat ini. Yang terpenting adalah konsisten belajar, terus membuat konten, dan memahami kebutuhan pasar,” tambahnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan berlangsung. Selain menerima materi teori, mereka juga mengikuti sesi praktik untuk mengasah kemampuan membuat konten, memahami strategi pemasaran digital, serta mengenal peluang bisnis afiliasi secara langsung.
Melalui pelatihan ini, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magelang berharap peserta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang usaha yang berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari tumbuhnya ekosistem ekonomi digital di Kabupaten Magelang.(Azh)