MAGELANG – Berawal dari kepedulian sederhana, kawasan Curug Lawe yang dulunya terbengkalai kini bertransformasi menjadi destinasi wisata alam yang mulai ramai dikunjungi.
Curug Lawe sendiri berada di Dusun Pringapus, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.
Ketua Pengurus Curug Lawe, Slamet Iksanudin, menceritakan bahwa inisiatif ini bermula dari kejadian sederhana, ketika seorang pengunjung kesulitan turun ke area curug karena akses jalan yang tertutup sampah.

“Awalnya ada pengunjung yang mau turun tapi tidak bisa karena jalannya penuh sampah,” ujarnya.
Tergerak oleh kondisi tersebut, Slamet bersama rekan-rekannya menggelar kerja bakti pada 14 November. Mereka membersihkan area sekaligus membuka jalur baru agar akses menuju curug lebih aman dan nyaman.
Setelah proses pembersihan selesai, Slamet mengunggah hasil kerja mereka ke TikTok. Tak disangka, video tersebut viral dan masuk FYP, sehingga mulai menarik perhatian publik.

“Setelah itu kami terus melakukan perbaikan sambil rutin upload di TikTok. Ternyata mulai ada pengunjung dari luar kampung yang datang,” katanya.
Memasuki akhir November, jumlah pengunjung mulai meningkat hingga sekitar 30 orang per hari. Melihat antusiasme tersebut, pengelola kemudian mempercepat pembangunan akses dan fasilitas secara bertahap.
Iksan menuturkan, kondisi awal Curug Lawe sebelumnya masih berupa hutan lebat yang dipenuhi sampah. Namun, berkat kerja gotong royong yang dilakukan secara konsisten, kawasan tersebut perlahan berubah menjadi lebih bersih dan tertata.

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, pengelola awalnya hanya menyediakan kotak donasi seikhlasnya. Namun, hasil yang diperoleh dinilai belum mencukupi untuk kebutuhan perawatan dan pengembangan.
Akhirnya, pada Desember, pengelola mulai menerapkan tiket masuk sebesar Rp3.000. Setelah Lebaran, tarif tersebut kembali disesuaikan menjadi Rp5.000, seiring meningkatnya jumlah pengunjung serta peningkatan fasilitas yang terus dilakukan.
Kini, Curug Lawe mulai dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alternatif yang tumbuh dari inisiatif warga, membuktikan bahwa kepedulian kecil dapat berkembang menjadi potensi besar bagi desa.(Azh)
