Wawancara Eksklusif: Cerita Ika Darmayanti di Balik Konten Razia Makeup yang Viral

POTRET MAGELANG
20 Nov 2025 15:51
2 menit membaca

Potret Magelang – Temanggung – Sebuah unggahan video milik seorang pendidik di SMK 17 Parakan, Ika Damayanti, viral di media sosial setelah ditonton lebih dari 15 juta kali melalui akun TikTok-nya, @ikayumurdi. Video berdurasi 31 detik tersebut memperlihatkan momen ketika Ika melakukan razia terhadap siswa yang datang ke sekolah dengan menggunakan riasan wajah berlebihan.

Dalam rekaman tersebut, Ika tampak sigap ketika menemukan salah satu siswi yang mengenakan makeup tebal. Ia kemudian merangkul siswi tersebut dan menghapus riasannya dengan tisu basah. Meskipun sang murid beberapa kali mencoba menghindar, Ika tetap menjalankan penertiban dengan pendekatan yang tegas namun tetap menunjukkan kepedulian sebagai pendidik.

Unggahan tersebut menuai beragam respons dari masyarakat. Sebagian warganet berpendapat bahwa penggunaan makeup tidak memiliki hubungan langsung dengan proses belajar mengajar. Namun tidak sedikit pula yang mendukung tindakan Ika, menilai bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kedisiplinan siswa. Banyak komentar menyebutkan bahwa pendekatan Ika masih tergolong humanis dibandingkan praktik disiplin sekolah pada masa lalu.

Di balik popularitasnya di media sosial, Ika Damayanti—yang juga dikenal dengan sapaan Yu Murdi—merupakan sosok yang cukup aktif dalam berbagai kegiatan publik. Lahir pada tahun 1988, Ika memulai aktivitasnya sebagai konten kreator sejak 2019. Sebelum terjun ke dunia digital, ia memiliki pengalaman sebagai penyiar radio, yang turut membentuk kemampuan komunikasinya di depan publik.

Selain berprofesi sebagai guru, Ika juga dikenal sebagai pembawa acara (MC) di sejumlah kegiatan, khususnya pada acara-acara kesenian tradisional di wilayah Temanggung dan sekitarnya. Keterlibatannya dalam dunia seni memperkuat citranya sebagai figur yang dekat dengan masyarakat dan memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.

Fenomena viral yang melibatkan dirinya tidak hanya menunjukkan kedekatan seorang pendidik dengan peserta didiknya, tetapi juga mencerminkan dinamika penerapan disiplin di lingkungan sekolah di tengah perkembangan zaman. Meskipun memunculkan perdebatan, tindakan Ika dipandang oleh banyak pihak sebagai upaya menjaga ketertiban sekolah dengan cara yang tetap mengedepankan pendekatan edukatif.(Azh)